Yang Ter’baik’ Pasti Menang! 2

Ini adalah artikel Yang Ter’baik’ Pasti Menang! Versi ke-2 ku. Yang versi pertama telah dihapus karena telah melanggar peraturan isi artikel di HdS. Mohon maaf ya… Smile

Nah, kenapa saya berani mengatakan yang ter’baik’ pasti menang? Maksud saya adalah yang paling baik (pertemanan/hasil kerja) pasti akan menang (sukses). Pasti saja karena saya berperinsip juga bahwa Punya Banyak Teman = Punya Banyak Peluang untuk sukses. Mengapa demikian? Jika dilogikan begini: Karena Punya Banyak Teman = Punya Banyak Peluang maka kita harus mencari teman sebanyak-banyaknya dan karena saya juga berperinsip bahwa Yang Ter’baik’ Pasti Menang! Maka kita harus berbuat baik dan ramah dengan semua teman-teman kita.

Misalnya saat ada salah satu teman yang meminta pertolongan/bantuan maka anda harus berusaha untuk dapat membantunya dan tidak saling mengejek/menghina teman-teman kita kecuali pada saat kita sedang bercanda tawa. Dengan kedua prinsip itu kita akan punya banyak peluang (karena teman-teman kita memiliki kemampuan yang berbeda-beda jadi kita bisa belajar dengan mereka) untuk sukses dan banyak teman-teman anda yang akan mendukung/membantu apapun yang kita lakukan/kerjakan (yang positif) karena mereka telah ingat dengan jasa-jasa dan kebaikan kita dengan mereka jadi mereka akan menolong anda juga sebagai ucapan terima kasih/balas budi. Akhirnya kita akan lebih mudah untuk menang (sukses) dengan bantuan dari semua teman-teman anda.

Yang terbaik belum tentu menang sebab penentu kesuksesan bukan hanya dari prestasi (murni tanpa curang) kita. Melainkan juga dari dukungan dan bantuan dari teman-teman kita. Jadi dengan ini hampir 50% kesuksesan kita ditentukan oleh teman-teman anda dan hubungan anda dengan teman-teman anda. Mana mungkin kan kita sukses kalau NEM kita tertinggi/terbaik (misalnya) kalau semua itu didapat dari hasil menyontek atau mendapat bocoran jawaban sementara teman-teman kita yang lain bersusah payah untuk itu? Untuk sekarang (sementara) saja kita merasa sudah sukses tapi jika kita sudah ketergantungan dengan kebiasaan tersebut. Niscaya anda pasti akan susah untuk mendapatkan kesuksesan.

Meski kita sudah sukses/pintar/kaya dan sebagainya, sebaiknya kita tetap membantu/menolong orang lain/teman kita yang membutuhkan bantuan/pertolongan kita karena hidup ini bagaikan roda yang terus berputar. Terkadang ada saat dimana kita berada di puncak roda(kesuksesan/kejayaan) dan ada saat dimana kita berada di bagian paling bawah roda (hancur/gagal). Tetapi agar posisi kita tidak terlalu lama berada di bagian bawah roda, maka kita membutuhkan teman untuk menolong kita. Jadi, jika sudah jadi yang terbaik tetap jadi yang ter’baik’ sebab mereka akan siap menolong anda jika suatu hari nanti anda berada di ‘bawah roda’.

Seperti saya, saya adalah seorang pelajar yang lumayan ‘dikenal’ di kelasku sebagai orang yang ‘bisa’. Meski demikian, saya tidak sombong. Saya tetap menjadi yang ter’baik’ dengan teman-teman saya di IXA. Saya tetap berusaha untuk bisa membantu teman-teman saya yang membutuhkan pertolongan saya. Meski banyak teman saya yang heran, tetapi saya dengan senang hati dan ikhlas membantunya. Itulah sebabnya mengapa saya memiliki banyak teman yang akrab dengan saya (di IXA, hanya 1 orang yang kurang akrab dengan saya). Keuntungannya apa? Misalnya saat saya ditanya ada PR/tugas saya jadi ingat dengan tugas itu dan saya langsung mengerjakannya begitu pula dengan teman yang meminta bantuan dari saya. Dengan demikian, saat saya sedang mengalami kesulitan/sedang memerlukan bantuan, teman-teman saya juga dengan senang hati membantu saya walaupun saya tidak sempat meminta bantuan darinya. Dengan demikian saya yakin akan bisa menjadi yang terbaik. Tetap Semangat! Open-mouthed smile

 

HdS… Smile

loading...

No comments:

Post a Comment