Tips Menabung yang Baik dan Benar

tips menabung yang baik dan benarMembahas tentang cara menabung yang baik dan benar memang tidak ada habisnya karena banyak cara untuk menabung dan jika kita melihat kondisi sekarang memang benar-benar memaksa kita untuk terus berhemat dan menabung. Nah, untuk itu, kita perlu mengetahui tips-tips menabung yang baik dan benar. Apa sajakah itu? Langsung saja kita simak yang pertama:

1. Sisihkan sebagian pendapatan Anda

Sisihkan sebagian pendapatan Anda untuk ditabung. Yaa minimal 20% dari pendapatan anda atau jika mampu, tabunglah lebih dari itu.

2. Belanja berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan

Seringkali kita belanja berdasarkan keinginan kita dan bahkan kebutuhan kita tidak diutamakan. Marilah untuk semakin mempertimbangkan apakah barang yang akan kita beli itu benar-benar bermanfaat atau tidak dan apa kita masih bisa meminjam barang itu ke orang lain apa tidak? Dengan begitu, pengeluaran Anda bisa ditekan dan semakin banyak uang yang bisa Anda tabung.

3. Investasikanlah!

Bila uang tabungan Anda telah cukup banyak, anda bisa menginvestasikan sebagian dari tabungan anda. Jangan hanya mengandalkan bunga deposito karena jumlahnya sangat sedikit. Rugi tidak apa-apa, namanya aja mencoba. Tapi jika kita untung, keuntungannya sangat lumayan. Nah, saya telah memberikan cara memulai investasi di HdSBlog.

4. Tetap berbagi

Jika Anda sedang berhemat dan menabung dengan gencarnya. Tetaplah berbagi dengan sesama dan jangan pelit! Sifat pelit adalah sifat yang paling buruk pada diri manusia karena orang lain merasa tidak membutuhkan teman yang pelit. Dengan begitu, Anda akan semakin sulit untuk mencapai kesuksesan. Tetaplah ingat dengan orangtua, saudara, teman, dan orang yang membutuhkan bantuan Anda.

5. Nabung dulu, baru belanja

Nabung duru, baru belanja. Dan bukan belanja dulu, sisanya baru ditabung. Mengapa? ingatlah hukum ekonomi yang menyatakan bahwa semakin banyak uang yang dibawa manusia, maka semakin banyak pula keinginan yang muncul. Nah maka dari itu, kita perlu membuat diri kita terdesak dengan menabung terlebih dahulu sebelum belanja. Misalnya, jika pendapatan kita Rp 1.000.000,00 dan kita tabung Rp 200.000,00. Maka sisa uang kita Rp 800.000,00. Jumlah uang yang segitu mendesak kita untuk berhemat.

6. Menabung di tempat yang ‘sulit dijangkau’

Menabunglah di tempat yang ‘sulit dijangkau’. Maksudnya menabung di tempat yang membuat kita malas untuk menarik tabungan itu karena ada berbagai prosedur yang diminta seperti di bank atau diinvestasikan. Mengapa seperti itu? Logika aja yaa, coba bayangkan jika kita menabung di tempat yang sulit dijangkau, maka secara tidak langsung akan membuat kita berhemat. Jika uang kita ditabung ditempat yang mudah dijangkau seperti di celengan atau dompet. Maka dengan mudah kita mengambil uang itu untuk membeli barang yang kita inginkan (bukan ‘butuhkan’).


Semoga bermanfaat, Tetap Semangat! | Catatan Harian
loading...

No comments:

Post a Comment